Google
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Thursday, April 19, 2012

Angelina Lee Bintang Porno Asal Makassar | Video Download

Mungkin beberapa dari kalian baru mendengar nama dari sosok wanita satu ini, namun warga amerika serikat khususnya penggemar Film Biru ( Film Porno ) sangat mengenal dengan wanita satu ini. Angelina Lee telah berkecimpung di pembuatan Film Panas sejak tahun 2007 dan merupakan salah satu artis biru yang telah berada di jajaran yang memiliki rating empat bintang dari total lima bintang. Bayarannya pun sangat fantastis yakni Rp 340 miliar untuk sejumlah film yang dibintanginya.
Download Angelina Lee Hot

Apakah Angelina Lee benar berasal dari Indonesia? Yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Namun semua sepakat bahwa wajah melayu Angelina Lee memang menunjukkan ciri khas Indonesia.
Dalam biodatanya, Angelina Lee mengaku berasal dari Makassar, Indonesia. Dia dilahirkan 12 Maret 1984. Dia juga menuliskan warna rambutnya hitam dan bermata coklat. Seperti biodata artis porno lainnya, di sana disebutkan juga ukuran bra Angelina 34C.
Situs yang melansir Lee adalah situs porno terbesar di AS yang banyak menampilkan wanita-wanita dari berbagai belahan dunia. Dalam profilnya, kini Lee bertempat tinggal di Hawaii dan sudah berkarier sebagai bintang film porno sejak 2007 silam. Dalam situs itu muncul gambar Angelila Lee di sampingnya terdapat bendera Indonesia, Ia juga memiliki nama panggilan Lina Lee.
Dalam situs yang memuat profil Angelina Lee  hanya menyebutkan bahwa orangtuanya berasal dari Makasar, Indonesia.
Jika Benar Angelina Lee Berasal dari Makassar Indonesia tentunya hal ini akan merusak citra Indonesia di mata dunia.
Tag : Angelina Lee Bokep , Angelina Lee Download Here , Angelina Lee Hot Video ,
Description: Angelina Lee Bintang Porno Asal Makassar | Video Download
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Angelina Lee Bintang Porno Asal Makassar | Video Download

Wednesday, April 18, 2012

Metode Lesson Study Untuk Menguji Praktik Mengajar Para Guru


Lesson Study adalah suatu metode yang dikembangkan di Jepang yang dalam bahasa Jepangnya disebut Jugyokenkyuu. Istilah lesson study sendiri diciptakan oleh Makoto Yoshida.
Lesson Study merupakan suatu proses dalam mengembangkan profesionalitas guru-guru di Jepang dengan jalan menyelidiki/ menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Sejumlah guru bekerjasama dalam suatu kelompok. Kerjasama ini meliputi:
a. Perencanaan.
b. Praktek mengajar.
c. Observasi.
d. Refleksi/ kritikan terhadap pembelajaran.
2. Salah satu guru dalam kelompok tersebut melakukan tahap perencanaan yaitu membuat rencana pembelajaran yang matang dilengkapi dengan dasar-dasar teori yang menunjang.
3. Guru yang telah membuat rencana pembelajaran pada (2) kemudian mengajar di kelas sesungguhnya. Berarti tahap praktek mengajar terlaksana.
4. Guru-guru lain dalam kelompok tersebut mengamati proses pembelajaran sambil mencocokkan rencana pembelajaran yang telah dibuat. Berarti tahap observasi terlalui.
5. Semua guru dalam kelompok termasuk guru yang telah mengajar kemudian bersama-sama mendiskusikan pengamatan mereka terhadap pembelajaran yang telah berlangsung. Tahap ini merupakan tahap refleksi. Dalam tahap ini juga didiskusikan langkah-langkah perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
6. Hasil pada (5) selanjutnya diimplementasikan pada kelas/ pembelajaran berikutnya dan seterusnya kembali ke (2).
Adapun kelebihan metode lesson study sebagai berikut:
- Dapat diterapkan di setiap bidang mulai seni, bahasa, sampai matematika dan olahraga dan pada setiap tingkatan kelas.
- Dapat dilaksanakan antar/ lintas sekolah.
Description: Metode Lesson Study Untuk Menguji Praktik Mengajar Para Guru
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Metode Lesson Study Untuk Menguji Praktik Mengajar Para Guru

Tips Memilih Kerjasama Bisnis Online yang Baik

 Berikut Beberapa Tips dalam Memilih Kerjasama Bisnis Online yang Baik


1. Pelajari seluk beluk tentang perusahaan online tersebut.
a)    Siapa pemilik bisnis online tersebut, apakah kredibilitasnya baik? Pemilik bisnis yang memiliki reputasi baik atau kredibel otomatis akan meningkatkan kepercayaan pelanggan atau pembeli.
b)    Sudah berapa lama bisnis tersebut berdiri?
Bisnis online yang masih baru (<4 tahun) biasanya lebih berisiko dibandingkan bisnis yang sudah berumur minimal 4 tahun..
c)    Adakah lembaga resmi yang mengakuinya?
Sebagai contoh di Indonesia ada lembaga APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia ,di dunia WFDSA untuk bisnis direct selling dan di Amerika  BBBonline (Better Business Bureau Online   khusus untuk bisnis online. BBBOnline merupakan lembaga yang mengeluarkan sertifikasi perusahaan bisinis online.  Perusahaan online yang sudah memiliki sertifikasi dari lemabaga tersebut lebih terjamin keamanannya.  Sehingga langkah kita adalah mencari kebenaran apakah bisnis tersebut sudah terdaftar di lembaga resmi tersebut.
d)    Apakah bagian customer servicenya bisa dihubungi ?
Salah satu cara menguji apakah perusahaan/bisnis online tersebut kredibel adalah apabila benar-benar ada orang-orang  di balik mesin canggih yang bertanggungjawab mengelola bisnis online tersebut dan mereka harus dapat dihubungi melalui email, messengger, surat pos atau bahkan melalui telpon dengan respon yang cepat.
e)    Apakah produk atau jasa/servis yang ditawarkan bermutu? Kenapa demikian? Karena bila ternyata bisnis/produk/jasa yang kita tawarkan tidak bermutu maka kredibilitas kita (sebagai orang yang menawarkan kembali) menjadi taruhannya.  Sehingga kita harus benar-benar yakin bahwa kita merekomendasikan bisnis/produk/jasa yang berkualitas.
f)    Apakah perusahaan/bisnis online tersebut menerapkan ZERO SPAM policy? Setiap perusahaan bisnis online harus menerapkan kebijakan Anti Spam.  Artinya perusahaan tersebut tidak mentolerir aktivitas SPAM.  Jadi bila ada dari member bisnisnya yang ketahuan melakukan SPAM maka otomatis member tersebut harus dipecat dan bahkan diblack list.
2. Lihat cakupan pasarnya
Apabila kita menghendaki bisnis yang dapat mendatangkan peluang income yang besar, maka sebaiknya dipilih bisnis online yang dapat diterima diseluruh dunia.  Apakah produk atau jasanya bisa dijual dan dapat diterima di seluruh dunia?
Internet memiliki daya ungkit (laverage) yang sangat besar karena mampu menembus batas-batas geografis (borderless) sehingga mampu membuka pasar yang sangat besar. Sayang apabila daya ungkit ini hanya dipakai untuk memasarkan produk di lokal saja (1 negara saja).
3.Pelajari sistem kompensasinya  (Compensation Plan)
Apakah sistem kompensasinya dapat membayar dengan komisi yang tinggi dengan mekanisme pembayaran komisi yang canggih.  
Kebanyakan bisnis online menawarkan alat pembayaran dengan menggunakan cek yang dapat diuangkan di seluruh dunia.  Tetapi kendala cek ini adalah memakan waktu pengiriman yang cukup lama dan administrasi di bank setempat yang rumit serta memakan waktu.
Saat ini ada sistem pembayaran yang sudah lebih maju.  Salah satunya yaitu dengan menggunakan Kartu Visa Paycard yaitu semacam kartu ATM yang dapat menarik uang di ATM berlogo Visa diseluruh dunia.
4. Pelajari produk  yang ditawarkan
Jenis produk juga akan menentukan besar komisi yang akan diterima.  Di internet ada dua jenis produk yang dapat ditawarkan yaitu Barang fisik atau Barang virtual / jasa (servis).  
Produk berjenis barang fisik biasanya akan menyebabkan komisi yang diterima lebih kecil dibandingkan dengan barang virtual / produk jasa (ebook, jasa konsultasi, jasa sewa webconference, beli domain dll).  Kenapa bisa begitu? Hal ini disebabkan karena barang membutuhkan biaya per unit, gudang, pengiriman dan penanganan (shipping and handling), sedangkan produk virtual/jasa dapat dikonversi ke format digital sehingga tidak ada biaya produksi ulang, pergudangan dan biaya pengiriman.
Contohnya untuk memproduksi ebook pemiliknya cukup membuat sekali saja, tetapi memproduksi bisa tidak terbatas tanpa ada biaya tambahan lagi, sedangkan pihak pembeli/pengguna hanya cukup mendownload saja dan barang virtual sudah sampai di pengguna.
5.Bagaimana Marketing dan Supporting Systemnya?
Marketing sistem mencakup beberapa hal antara lain Lead Capturing Website (Situs untuk mengundang para prospek) dan Mesin Penjawab Pesan Otomatis (Autoresponder). Supporting
Description: Tips Memilih Kerjasama Bisnis Online yang Baik
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Tips Memilih Kerjasama Bisnis Online yang Baik

Sunday, April 15, 2012

Memahami Penyebab Terjadinya Stress Kerja | Bahan Makalah

Mari kita memahami stress kerja Dengan bahasa yang sederhana, stress kerja bisa dipahami sebagai keadaan di mana seseorang menghadapi tugas atau pekerjaan yang tidak bisa atau belum bisa dijangkau oleh kemampuannya. Jika kemampuan seseorang baru sampai angka lima tetapi menghadapi pekerjaan yang menuntut kemampuan dengan angka sembilan, maka sangat mungkin sekali orang itu akan terkena stress kerja.

Dengan pengertian seperti di atas, berarti yang menyebabkan seseorang terkena stress kerja itu ada dua.
Pertama, karena manajemen, organisasi, atasan, atau pimpinan yang memberikan tugas melebihi kemampuan riil yang dimiliki karyawan. Ini bisa kita sebut sebab faktual. Secara fakta, orang itu benar-benar mendapat tugas atau pekerjaan yang tidak bisa dijangkau oleh kemampuannya.
Kedua, karena si karyawan sendiri. Kalau orang itu malas-masalan, biasa berpikir negatif, atau tidak mau belajar, Ini bisa kita sebut sebab mental. Secara mental memang karyawan seperti itu perlu diperbaiki.
Dengan kata lain, stress kerja bisa timbul karena kondisi kerja (the work condition) dan kualitas si pekerja (the personal quality). Jika suatu organisasi tidak memiliki standar manajemen yang mengatur lalu lintas pekerjaan, ini mungkin akan menimbulkan stress kerja bagi orang-orang tertentu. Standar manajemen kerja yang tidak jelas akan menciptakan kondisi di mana ada orang-orang tertentu yang kebanjiran pekerjaan tetapi ada juga yang krisis tugas. Standar manajemen kerja yang tidak jelas akan menciptakan kondisi di mana ada orang-orang tertentu yang diberi tanggung jawab melebihi kapasitasnya. Ini yang terkait dengan work condition.
Description: Memahami Penyebab Terjadinya Stress Kerja | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Memahami Penyebab Terjadinya Stress Kerja | Bahan Makalah

Pengertian Ligasi Tuba dan Vasektomi | Untuk Makalah

Vasektomi adalah pemotongan vas deferens (saluran yang membawa sperma dari testis).
Vasektomi dilakukan oleh ahli bedah urolog dan memerlukan waktu sekitar 20 menit.
Pria yang menjalani vasektomi sebaiknya tidak segera menghentikan pemakaian kontrasepsi, karena biasanya kesuburan masih tetap ada sampai sekitar 15-20 kali ejakulasi.
Setelah pemeriksaan laboratorium terhadap 2 kali ejakulasi menunjukkan tidak ada sperma, maka dikatakan bahwa pria tersebut telah mandul.
Komplikasi dari vasektomi adalah:
- Perdarahan
- Respon peradangan terhadap sperma yang merembes
- Pembukaan spontan.

Ligasi tuba adalah pemotongan dan pengikatan atau penyumbatan tuba falopii (saluran telur dari ovarium ke rahim).
Pada ligasi tuba dibuat sayatan pada perut dan dilakukan pembiusan total.
Ligasi tuba bisa dilakukan segera setelah melahirkan atau dijadwalkan di kemudian hari
Sterilisasi pada wanita seringkali dilakukan melalui laparoskopi.
Selain pemotongan dan pengikatan, bisa juga dilakukan kauterisasi (pemakaian arus listrik) untuk menutup saluran tuba.
Untuk menyumbat tuba bisa digunakan pita plastik dan klip berpegas.
Pada penyumbatan tuba, kesuburan akan lebih mudah kembali karena lebih sedikit terjadi kerusakan jaringan.Teknik sterilisasi lainnya yang kadang digunakan pada wanita adalah histerektomi (pengangkatan rahim) dan ooforektomi (pengangkatan ovarium/indung telur).
Description: Pengertian Ligasi Tuba dan Vasektomi | Untuk Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengertian Ligasi Tuba dan Vasektomi | Untuk Makalah

Beberapa Efek Samping PIL KB

 Berikut Beberapa Efek Samping yang ditimbulkan mengkonsumsi PIL KB



a. Perdarahan tidak teratur.
Sering terjadi pada beberapa bulan pertama pemakaian pil KB, jika tubuh telah menyesuaikan diri dengan hormon biasanya perdarahan abnormal akan berhenti.
b. Beberapa bulan setelah berhenti menggunakan pil KB, mungkin tidak akan terjadi menstruasi, tetapi obat ini tidak menyebabkan berkurangnya kesuburan secara permanen.
c. Efek samping yang berhubungan dengan estrogen adalah mual, nyeri tekan pada payudara, perut kembung, penahanan cairan, peningkatan tekanan darah dan depresi.
d. Efek samping yang berhubungan dengan progestin adalah penambahan berat badan, jerawat dan kecemasan.
Penambahan berat badan sebanyak 1,5-2,5 kg biasanya terjadi akibat penahanan cairan dan mungkin karena meningkatnya nafsu makan.
e. Bekuan darah diperkirakan 3-4 kali lebih sering terjadi pada pemakaian pil KB dosis tinggi.
Jika secara tiba-tiba timbul nyeri dada atau nyeri tungkai, pemakaian pil KB harus segera dihentikan dan segera memeriksakan diri karena gejala tersebut mungkin menunjukkan adanya bekuan darah di dalam vena tungkai dan kemungkinan sedang menuju ke paru-paru.
Pil KB dan pembedahan menyebabkan meningkatnya resiko pembentukan bekuan darah, sehingga 1 bulan sebelum menjalani pembedahan pemakaian pil harus dihentikan dan baru mulai dipakai lagi 1 bulah setelah pembedahan.
f. Mual dan sakit kepala.
g. 1-2% wanita pemakai pil KB mengalami depresi dan kesulitan tidur.
h. Melasma (bercak-bercak berwarna gelap di wajah).
Jika terkena sinar matahari, bercak semakin gelap. Melasma akan menghilang secara perlahan setelah pemakaian pil KB dihentikan.
i. Resiko terjadinya kanker leher rahim tampaknya meningkat, terutama jika pil KB telah dipakai selama lebih dari 5 tahun. Karena itu wanita pemakai pil KB harus rutin menjalani pemeriksaan Pap smear (minimal 1 kali/tahun).
Di lain pihak, wanita pemakai pil KB memiliki resiko kanker ovarium ataupun kanker rahim yang lebih rendah.

Sumber : viepanda.student.umm.ac.id
Description: Beberapa Efek Samping PIL KB
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Beberapa Efek Samping PIL KB

Pengertian dan Pengaruh Anemia Pada Kehamilan | Bahan Makalah

Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, jenis anemia yang pengobatannya relatif mudah, bahkan murah. Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia.

Pengaruh Anemia pada Kehamilan
1. Pengaruh anemia terhadap kehamilan
    a. Bahaya selama kehamilan
·    Dapat terjadi abortus
·    Persalinan prematuritas
·    Hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim
·    Mudah terjadi infeksi
·    Ancaman dekoinpensasi kordis (Hb < 6 gr%)
·    Mola Hidatidosa
·    Hiperemesis Gravidarum
·    Pendarahan antepartum
·    Ketuban pecah dini ( KPO )
    b. Bahaya saat persalinan
·    Gangguan his – kekuatan mengejan
·    Kala pertama dapat berlangsung lama, dan terjadi portus terlantai
·    Kala kedua berlangsung lama sehingga dapat melelehkan dan sering memerlukan tindakan operasi kebidanan.
·    Kala uri dapat diikuti retensio plasenta, dan pendarahan postpartum karena atonia uteri
·    Kala keempat dapat terjadi pendarahan post partum sekunder dan atonia uteri
c. Pada Kala nifas
·    Terjadi subinvolusi uteri menimbulkan pendarahan post partum
·    Memudahkan infeksi puerpertum
·    Pengeluaran ASI berkurang
·    Terjadinya dekompensasi kordis mendadak setelah persalinan
·    Anemia kala nifas
·    Mudah terjadi infeksi mainmae
2. Bahaya terhadap janin
Akibat anemia dapat terjadi gangguan dalam bentuk :
·    Abortus
·    Terjadi kematian intro uterin
·    Persalinan prematuritas tinggi
·    Berat badan lahir rendah
·    Dapat terjadi cacat bawaan
·    Bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinantal
·    Intelegensi lemah
Description: Pengertian dan Pengaruh Anemia Pada Kehamilan | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengertian dan Pengaruh Anemia Pada Kehamilan | Bahan Makalah

Pengertian , Gejala dan Pengobatan Sindrom Kawasaki

Sindroma Kawasaki (Sindroma Kelenjar Getah Bening Mukokutaneus, Poliarteritis Infantil) adalah suatu penyakit non-spesifik, tanpa agen infeksius tertentu, yang menyerang selaput lendir, kelenjar getah bening, lapisan pembuluh darah dan jantung.
Penyebabnya tidak diketahui.Sindroma Kawasaki pertama kali ditemukan di Jepang pada akhir tahun 1960. Penyakit ini menyerang anak berumur 2 bulan sampai 5 tahun dan 2 kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki.

Gejalanya berupa:
- Demam yang turun-naik, tetapi biasanya diatas 39?Celsius, sifatnya menetap (lebih dari 5 hari) dan tidak memberikan respon terhadap asetaminofen maupun ibuprofen dalam dosis normal
- Rewel, tampak mengantuk
- Kadang timbul nyeri kram perut
- Ruam kulit di batang tubuh dan di sekeliling daerah yang tertutup popok
- Ruam pada selaput lendir (misalnya lapisan mulut dan vagina)
- Tenggorokan tampak merah
- Bibir merah, kering dan pecah-pecah
- Lidah tampak merah (strawberry-red tongue)
- Kedua mata menjadi merah, tanpa disertai keluarnya kotoran
- Telapak tangan dan telapak kaki tampak merah, tangan dan kaki membengkak
- Kulit pada jari tangan dan jari kaki mengelupas (pada hari ke 10-20)
- Pembengkakan kelenjar getah bening leher
- Nyeri persendian (atralgia) dan pembengkakan, seringkali simetris (pada sisi tubuh kiri dan kanan).
Pengobatan dini secara berarti dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan pada arteri koroner dan mempercepat pemulihan demam, ruam dan rasa tidak nyaman.
Selama 1-4 hari diberikan immunoglobulin dosis tinggi melalui infus dan aspirin dosis tinggi melalui mulut. Setelah demam turun, biasanya aspirin dalam dosis yang lebih rendah diberikan selama beberapa bulan untuk mengurangi resiko kerusakan arteri koroner dan pembentukan bekuan darah. Dilakukan beberapa kali pemeriksaan EKG untuk mendeteksi adanya komplikasi jantung. Aneurisma yang besar diobati dengan aspirin dan obat anti pembekuan (misalnya warfarin). Aneurisma yang kecil cukup diatasi dengan aspirin.
Jika anak menderita influenza atau cacar air, untuk mengurangi resiko terjadinya sindroma Reye, sebaiknya untuk sementara waktu diberikan dipiridamol, bukan aspirin.
Virus ini sangat ganas, tidak mempan dengan obat antibiotik apapun,satu-satu nya obat yang dapat menyembuhkan virus itu adalah GAMMA IMUNE




Description: Pengertian , Gejala dan Pengobatan Sindrom Kawasaki
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengertian , Gejala dan Pengobatan Sindrom Kawasaki

Friday, April 13, 2012

Apakah Reformasi Pendidikan Suatu Keharusan | Bahan Makalah

Reformasi pendidikan ditujukan untuk meningkatkan komitmen dan kemampuan guru dan murid untuk mencapai prestasi pendidikan sebagaimana diharapkan. Dengan reformasi pendidikan dimaksudkan untuk mengembangkan struktur dan kondisi yang memungkinkan munculnya komitmen dan kemampuan tersebut di atas. Oleh karena itu, reformasi yang dilakukan harus mencakup tiga aspek dalam pendidikan: aspek organisasi dan kultur sekolah, aspek pekerjaan guru dan aspek interaksi sekolah dan masyarakat.

Dominasi birokrasi dan kontrol politik yang berlebih-lebihan dari pusat atas sekolah dan proses belajar-mengajar melahirkan organisasi dan kultur sekolah yang tidak mendukung proses pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Organisasi sekolah yang bersifat birokratis sentralistis cenderung menimbulkan rigiditas dalam proses pendidikan, karena pendidikan diperlakukan secara klasikal dan mekanistis sebagai suatu industri yang bisa dilaksanakan dengan instruksi dari pusat. Birokrasi dan sentralisasi dalam pendidikan telah menimbulkan kultur birokratis di lingkungan sekolah. Kepala sekolah lebih setia berkorban bagi pejabat atasannya dari pada memperjuangkan nasib para guru. Demikian pula guru lebih patuh mengikuti pendapat kepala sekolah dari pada memperjuangkan nasib peserta didiknya. Organisasi sekolah yang bersifat birokratis sentralistis dan kultur sekolah otoriter birokratis telah gagal melaksanakan transmisi pengetahuan, sikap dan pola pikir peserta didik untuk mengantisipasi baik dalam dunia kerja maupun dalam dunia perguruan tinggi.

Oleh karena itu, organisasi sekolah perlu direformasikan ke dalam organisasi sekolah yang mendasarkan school-based management atau site-specific solutions agar muncul berkembangnya budaya dialog profesional di lingkungan sekolah-sekolah.
Organisasi sekolah yang berwajah lokal dalam kegiatannya senderung senantiasa mendasarkan pada consensus lewat dialog dan diskusi yang terbuka dan seimbang. Dalam kaitan ini, jabatan kepala sekolah yang selama ini ditunjukkan oleh pemerintah perlu diganti dengan kepala sekolah yang mungkinkan sekolah sebagai suatu lembaga yang relatif otonom dari kekuatan politik. Kerja kepala sekolah beserta staf administrasi merupakan tim yang demokratis jika orang tua murid dilibatkan dalam pelaksanaan pendidikan sebagai anggota bukan sebagai klien. Guru akan dapat mengajar dengan lebih baik dan peserta didik akan dapat belajar di sekolah lebih baik pula apabila kepala sekolah bertindak sebagai seorang pemimpin pendidik daripada sebagai manajer. Begitu pula proses belajar-mengajar akan lebih "bergairah dan hidup" apabila kultur sekolah demokratis dengan mengundang partisipasi dari segenap warga sekolah.

Organisasi dan kultur sekolah sebagaimana dikemukakan di atas cenderung mengembangkan kerja guru tidak semata-mata sebagai kerja individu melainkan sebagai 'kerja tim, yang memiliki berbagai tugas yang harus dikerjakan bersama. Banyak bukti menunjukkan bahwa sekolah-sekolah akan dapat berjalan dengan lebih baik apabila guru-guru diorganisir dalam suatu tim yang masing-masing anggota memiliki peran yang sederajat, otonom, saling menghormati, dan saling membantu, dari pada guru diorganisir berdasarkan pada otoritas yang bersifat hirarkhis. Bentuk kerja tim akan merupakan suatu keluarga yang satu sama lain memiliki hubungan yang akrab dan masing-masing saling membantu bekerjasama untuk mencapai keberhasilan bagi kesemuanya. Di antara anggota keluarga memiliki pemahaman yang mendalam satu sama lain, sehingga interaksi dan dialog menjadi bersifat alami.

Diibaratkan keluarga yang demokratis, sebagai orang tua guru dilihat sebagai pemegang dan penjaga nilai-nilai yang diperlukan bagi kehidupan keluarga tersebut, lewat mata pelajaran yang disampaikan dan interaksi dialog. Interaksi sebagai seorang guru tetap dijaga dalam sekolah yang demokratis. Guru memiliki kebebasan akademik untuk mencari dan mengkaji pengetahuan yang akan disampaikan kepada peserta didik. Demikian pula, guru sebagai orang tua dalam keluarga memiliki wewenang untuk menganulir keputusan yang bertentangan dengan demokrasi.
Description: Apakah Reformasi Pendidikan Suatu Keharusan | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Apakah Reformasi Pendidikan Suatu Keharusan | Bahan Makalah

Sekilas Tentang Pengertian Ilmu Keguruan | Bahan Makalah

Ilmu Keguruan adalah Proses belajar mengajar di mana interaksi murid-guru dilaksanakan secara sadar untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditargetkan  . Ilmu ini bisa diklasifikasi sebagai bagian dari ilmu kependidikan. Ilmu keguruan memiliki paradigma yang berkaitan dengan pertanyaan apa dan siapa murid ?, apa dan siapa guru, apa fungsi guru? apa materi pengajaran itu?, ke mana anak akan dibawa?, apa indikator keberhasilan anak didik? bagaimana mengevaluasi keberhasilan tersebut?

Ilmu keguruan yang berkembang dan dipraktekkan di tanah air kita, memandang anak didik sebagai seorang individu yang belum dewasa, memiliki pengetahuan dan keterampilan. Jadi, dalam proses interaksi guru-murid, anak didik merupakan obyek. Sedangkan guru merupakan sumber ilmu dan keterampilan, dimana kehadirannya di muka kelas merupakan suatu kondisi mutlak yang harus ada agar proses belajar mengajar berlangsung. Karena guru memegang peran yang penting dalam proses interaksi tersebut, maka guru harus dihormati dan dipatuhi. Apa yang diajarkan guru sudah tercantum dalam kurikulum atau sudah dideskripsikan dalam buku yang sudah tersedia. Pengembangan pembahasan materi sesuai dengan perkembangan lingkungan dan pembahasan teori dalam kaitan dengan realitas yang ada tidak begitu mendapatkan tekanan. Sebab pembahasan materi pelajaran terletak pada materi itu sendiri. Sebagai hasil proses belajar mengajar yang penting tidak saja anak didik memiliki kemampuan, pengetahuan, keterampilan, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana anak didik mendapatkan pengetahuan atau keterampilan tersebut.
Description: Sekilas Tentang Pengertian Ilmu Keguruan | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Sekilas Tentang Pengertian Ilmu Keguruan | Bahan Makalah

Pengaruh Paradigma Fungsional dan Paradigma Sosialisasi Dalam Dunia Pendidikan

John C. Bock, dalam Education and Development: A Conflict Meaning (1992), mengidentifikasi peran pendidikan tersebut sebagai :
a)    memasyarakatkan ideologi dan nilai-nilai sosio-kultural bangsa,
b)    mempersiapkan tenaga kerja untuk memerangi kemiskinan, kebodohan, dan mendorong perubahan sosial, dan
c)    untuk meratakan kesempatan dan pendapatan. Peran yang pertama merupakan fungsi politik pendidikan dan dua peran yang lain merupakan fungsi ekonomi.

Berkaitan dengan peranan pendidikan dalam pembangunan nasional muncul dua paradigma yang menjadi kiblat bagi pengambil kebijakan dalam pengembangan kebijakan pendidikan: Paradigma Fungsional dan Paradigma Sosialisasi. Paradigma fungsional melihat bahwa keterbelakangan dan kemiskinan dikarenakan masyarakat tidak mempunyai cukup penduduk yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan sikap modern. Menurut pengalaman masyarakat di Barat, lembaga pendidikan formal sistem persekolahan merupakan lembaga utama mengembangkan pengetahuan, melatih kemampuan dan keahlian, dan menanamkan sikap modern para individu yang diperlukan dalam proses pembangunan. Bukti-bukti menunjukkan adanya kaitan yang erat antara pendidikan formal seseorang dan partisipasinya dalam pembangunan. Perkembangan lebih lanjut muncul, tesis Human lnvestmen, yang menyatakan bahwa investasi dalam diri manusia lebih menguntungkan, memiliki economic rate of return yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi dalam bidang fisik.

Sejalan dengan paradigma Fungsional, paradigma Sosialisasi melihat peranan pendidikan dalam pembangunan adalah: a) mengembangkan kompetensi individu, b) kompetensi yang lebih tinggi tersebut diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, dan c) secara urnum, meningkatkan kemampuan warga masyarakat dan semakin banyaknya warga masyarakat yang memiliki kemampuan akan meningkatkan kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, berdasarkan paradigma sosialisasi ini, pendidikan harus diperluas secara besar-besaran dan menyeluruh, kalau suatu bangsa menginginkan kemajuan.

Paradigma Fungsional dan Paradigma Sosialisasi telah melahirkan pengaruh besar dalam dunia pendidikan paling tidak dalam dua hal. Pertama, telah melahirkan paradigma pendidikan yang bersifat analis-mekanistis dengan mendasarkan pada doktrin reduksionisme dan mekanistik. Reduksionisme melihat pendidikan sebagai barang yang dapat dipecah-pecah dan dipisah-pisah satu dengan yang lain. Meka Fns melihat bahwa pecahan-pecahan atau bagian-bagian tersebut memiliki keterkaitan linier fungsional, satu bagian menentukan bagian yang lain secara langsung. Akibatnya, pendidikan telah direduksi sedemikian rupa ke dalam serpihan-serpihan kecil yang satu dengan yang lain menjadi terpisah tiada hubungan, seperti, kurikulum, kredit SKS, pokok bahasan, program pengayaan, seragam, pekerjaan rumah dan latihan-latihan. Suatu sistem penilaian telah dikembangkan untuk menyesuaikan dengan serpihan-serpihan tersebut: nilai, indeks prestasi, ranking, rata-rata nilai, kepatuhan, ijazah.
Description: Pengaruh Paradigma Fungsional dan Paradigma Sosialisasi Dalam Dunia Pendidikan
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengaruh Paradigma Fungsional dan Paradigma Sosialisasi Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, April 11, 2012

Definisi atau Pengertian Kesulitan Belajar |

Definisi Kesulitan Belajar
Definisi kesulitan belajar pertama kali dikemukakan oleh The United State of Office of Education (USEOU) pada tahun 1997 yang dikenal dengan public law, yaitu suatu gangguan dalam satu atau lebih dari proses psikologis dasar yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa uraian atau tulisan. Adapun The National Joint Committee for Learning Disabilities (NJCLD) mengemukakan bahwa kesulitan belajar adalah menunjuk kepada sekelompok kesulitan yang dimanifestasikan dalam bentuk kesulitan yang nyata dalam kemahiran dan penggunaan kemampuan mendengarkan, bercakap-cakap, membaca menulis, dan nalar. Kesulitan belajar juga dikemukakan oleh The Board of The Association for Children and Adult with Learning Disabilities (ACALD), yaitu :
a.    Suatu kondisi yang diduga bersumber neurologis yang secara selektif mengganggu perkembangan, integrasi dan atau kemampuan verbal atau non verbal.
b.    Suatu kondisi, ketidakmampuan yang nyata pada orang-orang yang memiliki system sensoris yang cukup dan kesempatan untuk belajar yang cukup pula.
Dari beberapa definisi tersebut diatas mengemukakan bahwa anak kesulitan belajar memperoleh prestasi belajar jauh di bawah potensi yang dimilikinya. Selain itu juga beberapa definisi tersebut juga mengemukakan bahwa pengertian kesulitan belajar harus disebabkan oleh adanya gangguan fungsi neorologin
Description: Definisi atau Pengertian Kesulitan Belajar |
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Definisi atau Pengertian Kesulitan Belajar |

Bentuk - Bentuk Metode Drill Untuk Anak Didik | Bahan Makalah


Bentuk- bentuk Metode Drill dapat direalisasikan dalam berbagai bentuk teknik, yaitu sebagai berikut :
a.    Teknik Inquiry (kerja kelompok)
Teknik ini dilakukan dengan cara mengajar sekelompok anak didik untuk bekerja sama dan memecahakan masalah dengan cara mengerjakan tugas yang diberikan.
b.    Teknik Discovery (penemuan)
Dilakukan dengan melibatkan anak didik dalam proses kegiatan mental melalui tukar pendapat, diskusi.
c.    Teknik Micro Teaching
Digunakan untuk mempersiapkan diri anak didik sebagai calon guru untuk menghadapi pekerjaan mengajar di depan kelas dengan memperoleh nilai tambah atau pengetahuan, kecakapan dan sikap sebagai guru.
d.   Teknik Modul Belajar
Digunakan dengan cara mengajar anak didik melalui paket belajar berdasarkan performan (kompetensi).
e.    Teknik Belajar Mandiri
Dilakukan dengan cara menyuruh anak didik agar belajar sendiri, baik di dalam kelas maupun di luar kelas

Sekian
Jika Artikel Ini Bermanfaat Silahkan Berkomentar Di Cbox Blog dan Jika butuh artikel silahkan request di cbox
Description: Bentuk - Bentuk Metode Drill Untuk Anak Didik | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Bentuk - Bentuk Metode Drill Untuk Anak Didik | Bahan Makalah

Definisi Metode Drill dan Metode Mengajar | Untuk Makalah

Definisi Metode Drill
Sebelum mendefinisikan tentang metode drill terlebih dahulu mengetahui tentang metode mengajar itu sendiri. Metode mengajar adalah cara guru memberikan pelajaran dan cara murid menerima pelajaran pada waktu pelajaran berlangsung, baik dalam bentuk memberitahukan atau membangkitkan. Oleh karena itu peranan metode pengajaran ialah sebagai alat untuk menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif. Dengan metode ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan mengajar guru, dengan kata lain terciptalah interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Dalam interaksi ini guru berperan sebagai penggerak atau pembimbing, sedangkan siswa berperan sebagai penerima atau yang dibimbing. Proses interaksi ini akan berjalan dengan baik jika siswa lebih aktif di bandingkan dengan gurunya. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa dan sesuai dengan kondisi pembelajaran.
Salah satu usaha yang tidak boleh ditinggalkan oleh guru adalah bagaimana guru memahami kedudukan metode sebagai salah satu komponen yang mempengaruhi dalam proses belajar mengajar. Kerangka berpikir yang demikian bukanlah suatu hal yang aneh tetapi nyata dan memang betul-betul dipikirkan oleh guru.
Dari definisi metode mengajar, maka metode drill adalah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari
Dalam buku Nana Sudjana, metode drill adalah satu kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk memperkuat suatu asosiasi atau menyempurnakan suatu ketrampilan agar menjadi bersifat permanen. Ciri yang khas dari metode ini adalah kegiatan berupa pengulangan yang berkali-kali dari suatu hal yang sama.
Dengan demikian terbentuklah pengetahuan-siap atau ketrampilan-siap yang setiap saat siap untuk di pergunakan oleh yang bersangkutan.

Description: Definisi Metode Drill dan Metode Mengajar | Untuk Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Definisi Metode Drill dan Metode Mengajar | Untuk Makalah

Efek Media Massa Pada Masyarakat | Bahan Makalah Televisi

Dampak, pengaruh, atau yang juga sering disebut efek media massa merupakan salah satu dari berbagai topik yang sering mendapat perhatian dari para pakar dan peneliti di bidang komunikasi. Secara umum, efek media oleh para ahli biasanya diartikan sebagai apa yang terjadi akibat konsekuensi langsung penggunaan media massa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Menurut jangka waktu terjadinya, efek media massa bisa dibedakan menjadi dua, yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Menurut sifat penerimaannya oleh khalayak, efek tersebut juga bisa dibedakan menjadi dua yaitu disengaja atau disadari dan tidak disengaja atau tidak disadari. Efek media massa juga dapat dilihat dari segi tingkatan; individual, kelompok atau organisasi, lembaga sosial, masyarakat secara keseluruhan, dan budaya, dan dilihat dari segi jenisnya; kognitif (pengetahuan, pendapat), afektif (sikap dan perasaan), dan perilaku (Gayatri, 1998).
            Menurut sejarah perkembangannya, konsepsi pertama mengenai efek media massa yang dikemukakan para ahli adalah teori peluru (the bullet theory), teori jarum hypodermis (hypodermic neddle theory), atau teori mekanistik stimulus-respon (the mechanistic S-R theory). Teori-teori ini dilandasi oleh pandangan umum yang dipengaruhi oleh kekuatan propaganda pada masa Perang Dunia I sampai dengan beberapa sebelum Perang Dunia II ketika sebagian besar masyarakat merasa kuatir terhadap pengaruh propaganda gaya Hitler terhadap Amerika Serikat melalui komunikasi massa. Meskipun demikian, sejak awal perkembangannya penelitian efek komunikasi massa tidak menghasilkan bukti empiris yang mendukung kebenaran teori tersebut. Sebaliknya, bukti-bukti empiris hasil penelitian para ahli justru lebih banyak mendukung model efek terbatas, yang dengan jelas dikemukakan Joseph Klapper dalam bukunya “The Effect of Mass Communication” (1960). Sebagian dari generalisasi yang disusun Klapper mengenai efek komunikasi massa adalah sebagai berikut: (1) Komunikasi massa biasanya tidak selalu menjadi penyebab utama terjadinya efek pada khalayak, tetapi cenderung berfungsi di antara dan melalui faktor dan pengaruh-pengaruh lain yang mengantarai; (2) Faktor-faktor yang mengantarai terjadinya efek tersebut adalah faktor-faktor yang biasanya merupakan pendukung komunikasi massa, tetapi bukan merupakan penyebab satu-satunya, dalam proses memperkuat kondisi yang sudah ada. Faktor-faktor tersebut menurut Klapper di antaranya termasuk proses-proses selektif (persepsi selektif, terpaan selektif, dan retensi selektif), proses-proses dan norma-norma kelompok, dan kepemimpinan komunikasi.
            Pengukuran efek media massa pada dasarnya sangat kompleks. Kompleksitas pengukuran media massa, termasuk TV, secara umum dapat dikelompokkan menurut SIAPA yang dipengaruhi, APA yang dirubah, BAGAIMANA proses terjadinya efek, dan KAPAN efek tersebut terjadi. Menurut Jack M. McLeod dan Byron Reeves (dalam Gayatri, 1998), khusus untuk studi-studi lapangan noneksperimental, “siapa” yang terkena efek media sering menjadi tidak jelas; cukup sering efek media diukur dari aspek khalayak (ditingkat mikro), tetapi kesimpulan mengenai efek tersebut dibuat dalam kaitannya dengan masyarakat yang lebih besar (di tingkat makro). Di samping itu, pengukuran efek media massa kadang-kadang menjadi slit dilakukan karena tidak dapat diketahui hanya dari perubahan-perubahan perilaku individual saja. McLeod dan Reeves juga menjelaskan pengukuran dampak media massa menjadi semakin kompleks karena efek media pada dasarnya tidak sama pada setiap orang, tetapi sebagaimana ditunjukkan oleh hasil sejumlah penelitian efek pesan media tidak mempunyai dampak langsung atau silang karena terjadinya sering disebabkan oleh adanya variabel ketiga yang bersifat “kondisional”, “mendukung”, “mengantari”, atau justru yang ikut berpengaruh pada saat yang sama.
            Di Indonesia, penelitian dampak siaran TV kebanyakan dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh peranan TV dalam pembangunan atau perubahan sosial budaya secara umum. Salah satu penelitian mengenai peranan TV dilakukan oleh Badan Litbang Penerangan bekerjasama dengan LEKNAS-LIPI dan Institut Komunikasi, East West Centre, Hawaii pada tahun 1976 dan 1982 (yakni ketika TVRI masih merupakan satu-satunya stasiun penyiaran TV di Indonesia). Hasil penelitian tersebut antara lain menunjukkan bahwa kehadiran TV di tengah masyarakat desa mampu meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat dimana 70% dari kelompok masyarakat yang pada survai pertama berada dalam kelompok ekonomi dibawah rata-rata pada survai kedua meningkat status ekonominya pada kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi diatas rata-rata. Disamping itu, kehadiran TV di tengah masyarakat juga telah mengubah pola penggunaan sumber-sumber informasi masyarakat, khususnya kelompok masyarakat penonton TV, yang mana pada survai pertama jumlah responden yang menggunakan sumber-sumber informasi pertama selain TV umumnya menurun pada survai kedua setelah kehadiran TV. Kehadiran TV juga berhasil mengubah perilaku dalam adopsi kontrasepsi KB; apabila pada survai pertama kelompok wanita muslim tidak ada yang mau menggunakan alat kontrasepsi IUD, maka pada survai kedua dari jumlah anggota kelompok tersebut yang merupakan penonton TV terdapat 8,3% yang mau mengadopsi alat itu. Dalam penelitiannya, Gayatri (1998) juga menarik kesimpulan bahwa frekuensi menonton TV dapat mengubah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai budaya tradisional. Proporsi responden yang mempercayai nilai-nilai budaya tradisional (dalam hal ini pewayangan) mengalami peningkatan pada responden yang sering menonton TV, tetapi justru menurun pada kelompok responden yang tidak tentu dan agak sering menonton TV. Sebaliknya, proporsi responden yang tidak mempercayai nilai-nilai pewayangan cenderung meningkat pada kelompok responden yang menonton TV secara tidak menentu dan cenderung menurun pada kelompok responden yang sering menonton TV. 
Description: Efek Media Massa Pada Masyarakat | Bahan Makalah Televisi
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Efek Media Massa Pada Masyarakat | Bahan Makalah Televisi

Monday, April 9, 2012

Bahan Makalah Ilmu Sosial Dasar | Hubungan Antara Individu, Keluarga, Masyarakat dan Kebudayaan

Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
Description: Bahan Makalah Ilmu Sosial Dasar | Hubungan Antara Individu, Keluarga, Masyarakat dan Kebudayaan
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Bahan Makalah Ilmu Sosial Dasar | Hubungan Antara Individu, Keluarga, Masyarakat dan Kebudayaan

Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Ciri - Cirinya | Bahan Makalah

Secara garis besar PMRI atau RME adalah suatu teori pembelajaran yang telah dikembangkan khusus untuk matematika. Konsep matematika realistik ini sejalan dengan kebutuhan untuk memperbaiki pendidikan matematika di Indonesia yang didominasi oleh persoalan bagaimana meningkatkan pemahaman siswa tentang matematika dan mengembangkan daya nalar.
Adapun Ciri - Ciri Dari Pendidikan Matematika Realistik Indonesia adalah
1) Menggunakan masalah kontekstual, yaitu matematika dipandang sebagai kegiatan sehari-hari manusia, sehingga memecahkan masalah kehidupan yang dihadapi atau dialami oleh siswa (masalah kontekstual yang realistik bagi siswa) merupakan bagian yang sangat penting.
2) Menggunakan model, yaitu belajar matematika berarti bekerja dengan matematika (alat matematis hasil matematisasi horisontal).
3) Menggunakan hasil dan konstruksi siswa sendiri, yaitu siswa diberi kesempatan untuk menemukan konsep-konsep matematis, di bawah bimbingan guru.
4) Pembelajaran terfokus pada siswa.
5) Terjadi interaksi antara murid dan guru, yaitu aktivitas belajar meliputi kegiatan memecahkan masalah kontekstual yang realistik, mengorganisasikan pengalaman matematis, dan mendiskusikan hasil-hasil pemecahan masalah tersebut
Description: Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Ciri - Cirinya | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Ciri - Cirinya | Bahan Makalah

Bahan Makalah Matematika | Kemampuan Komunikasi Matematik

Secara umum komunikasi dipahami sebagai suatu bentuk aktivitas  penyampaian informasi dalam suatu komunitas tertentu. Komunikasi dapat  terjadi dalam satu arah, yaitu dari penyampai pesan kepada penerima pesan. Pada aktivitas komunikasi seperti ini bisa terdapat banyak penyampai dan penerima pesan, sehingga komunikasi ini merupakan aktivitas berbagi ide dan gagasan, curah pendapat, sumbang saran dan kerjasama dalam kelompok. Aktivitas semacam ini dapat mengasah kemampuan berkomunikasi atau kemampuan menyampaikan pemikiran tentang sesuatu hal bagi para pesertanya. Khususnya komunikasi dalam matematika adalah suatu aktivitas penyampaian dan atau penerimaan gagasan-gagasan matematika dalam bahasa matematika.
Romberg chair dalam Sumarmo (2002) mengatakan bahwa, salah satu aspek berpikir tingkat tinggi dalam matematika adalah komunikasi dalam matematika atau komunikasi matematik yang menghubungkan benda nyata, gambar dan diagram ke dalam ide matematika; menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika secara lisan atau tulisan dengan benda  nyata, gambar,  grafik dan aljabar ; menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa symbol matematik ;  mendengarkan, berdiskusi dan menulis tentang matematika; mencoba  dengan pemahaman suatu presentasi matematika secara tertulis, membuat argument, membuat konjektur, merumuskan definisi generalisasi; menjelaskan dan membuat pertanyaan tentang matematika yang dipelajari.
Dari uraian tentang komunikasi matematik siswa di atas tampak bahwa, komunikasi matematik terjadi jika siswa belajar aktif  baik secara lisan maupun secara tertulis. Kemampuan komunikasi matematika siswa dapat dikembangkan jika siswa mampu menghubungkan benda nyata, gamba, diagram dan peristiwa kehidupan sehari-hari kedalam ide dan symbol matematika. Hal ini sesuai dengan prinsip dari pembelajaran Realistic Mhatematic Education.
Selanjutnya siswa dikatakan telah memiliki kemampuan komunikasi matematik bilamana siswa telah menguasai indicator–paradigma yang direkomendasikan NCTM (2000, standars . nctm) sebagai berikut:
(1) dapat menyatakan ide matematik dengan lisan, tulisan, mendemonstrasikan dan menggambarkan dalam bentuk visual, (2) dapat memahami, menginterpretasikan dan menilai ide matematik yang disajikan dalam bentuk tulisan atau visual, (3) dapat menggunakan bahasa,  notasi  dan struktur matematik untuk menyajikan ide,  menggambarkan hubungan pembuatan model.
Berdasarkan kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika merupakan kemampuan menyatakan ide matematika melalui lisan dan tulisan. Kemampuan komunikasi matematika lisan siswa dapat diukur saat siswa tersebut mengemukakan pengetahuan matematika mereka. Kemampuan komunikasi matematika tulisan dapat diukur melalui tulisan siswa mengenai matematika.
Indicator komunikasi matematika menurut john (2008:5) adalah sebagai berikut:
a.    Mengatur dan mengembangkan pemikiran matematika melalui komunikasi.
b.    Mengkomunikasikan pemikiran matematika secara koheren dan jelas.
c.    Menganalisis dan menilai pemikiran dan strategi matematika orang lain.
d.    Menggunakan bahasa matematika untuk menyampaikan ide dengan tepat.
Berkaitan dengan komunikasi matematik atau komunikasi dalam matematika ini, Rahman (2008:684) menyatakan kemampuan yang tergolong pada komunikasi matematika di antaranya adalah :
a)    Menyatakan suatu situasi, gambar, diagram, atau benda nyata ke dalam bahasa, symbol, idea, atau model matematik,
b)    Menjelaskan idea, situasi, dan relasi matematika secara lisan atau tulisan.
c)    Mendengarkan, berdiskusi dan menulis tentang matematika.
d)    Membaca dengan pemahaman suatu representasi matematika tertulis
e)    Membuat konjetur,  menyusun argument, merumuskan definisi, dan generalisasi,
f)    Mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraph matematika dalam bahasa sendiri.
Dari beberapa penjelasan di atas, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa, siswa memiliki kemampuan komunikasi matematik jika memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:
a.    Kemampuan ekspresi matematika, yaitu kemampuan membuat model matematika.
b.    Kemampuan menulis, yaitu berupa kemampuan memberikan penjelasan dan alasan secara matematika dengan bahasa yang benar dan mudah dipahami.
 
Description: Bahan Makalah Matematika | Kemampuan Komunikasi Matematik
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Bahan Makalah Matematika | Kemampuan Komunikasi Matematik

Bahan Makalah Matematika | Realistic Mathematics Education

Realistic Mathematics Education (RME) merupakan teori belajar mengajar dalam pendidikan matematika.  Teori RME pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Belanda pada tahun 1970 oleh Institut Freudenthal.  Teori ini mengacu pada pendapat Freudenthal yang mengatakan bahwa matematika harus dikaitkan dengan realita dan matematika merupakan aktivitas manusia.  Ini berarti matematika harus dekat dengan anak dan relevan dengan kehidupan nyata sehari-hari.  Matematika sebagai aktivitas manusia berarti manusia harus diberikan kesempatan untuk menemukan kembali ide dan konsep matematika dengan bimbingan orang dewasa (Gravemeijer, 1994).  Upaya ini dilakukan melalui penjelajahan berbagai situasi dan persoalan-persoalan “realistik”.  Realistik dalam hal ini dimaksudkan tidak mengacu pada realitas tetapi pada sesuatu yang dapat dibayangkan oleh siswa (Slettenhaar, 2000).  Prinsip penemuan kembali dapat diinspirasi oleh prosedur-prosedur pemecahan informal, sedangkan proses penemuan kembali menggunakan konsep matematisasi.
Dua jenis matematisasi diformulasikan oleh Treffers (1991), yaitu matematisasi horisontal dan vertikal.
Contoh matematisasi horisontal adalah pengidentifikasian, perumusan, dan penvisualisasi masalah dalam cara-cara yang berbeda, dan pentransformasian masalah dunia real ke masalah matematik.
Contoh matematisasi vertikal adalah representasi hubungan-hubungan dalam rumus, perbaikan dan penyesuaian model matematik, penggunaan model-model yang berbeda, dan penggeneralisasian.  Kedua jenis matematisasi ini mendapat perhatian seimbang,  karena kedua matematisasi ini mempunyai nilai sama (Van den Heuvel-Panhuizen, 2000) .
Berdasarkan matematisasi horisontal dan vertikal, pendekatan dalam pendidikan matematika dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu mekanistik, emperistik, strukturalistik, dan realistik.
Pendekatan mekanistik merupakan pendekatan tradisional dan didasarkan pada apa yang diketahui dari pengalaman sendiri (diawali dari yang sederhana ke yang lebih kompleks).  Dalam pendekatan ini manusia dianggap sebagai mesin.  Kedua jenis matematisasi tidak digunakan.
Pendekatan emperistik adalah suatu pendekatan dimana konsep-konsep matematika tidak diajarkan, dan diharapkan siswa dapat menemukan melalui matematisasi horisontal.
Pendekatan strukturalistik merupakan pendekatan yang menggunakan sistem formal, misalnya pengajaran penjumlahan cara panjang perlu didahului dengan nilai tempat, sehingga suatu konsep dicapai melalui matematisasi vertikal.
Pendekatan realistik adalah suatu pendekatan yang menggunakan masalah realistik sebagai pangkal tolak pembelajaran.  Melalui aktivitas matematisasi horisontal dan vertikal diharapkan siswa dapat menemukan dan mengkonstruksi konsep-konsep matematika.
Description: Bahan Makalah Matematika | Realistic Mathematics Education
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Bahan Makalah Matematika | Realistic Mathematics Education

Saturday, April 7, 2012

Pengaruh Analisis Dalam Proses Perencanaan | Bahan Makalah

Perencanaan adalah suatu proses yang berkesinambungan , berkelanjutan, sejak dari  tahap survei hingga tahap pengamatan.  Perencanaan fisik merupakan bagian atau alat orga­nisasi masyarakat dan pengawasan atau kontrol penggunaan sumber­daya lahan. Pada kenyataannya proses perencanaan merupakan kegiatan yang tidak pernah selesai, karena selalu memerlukan peninjauan  ulang atau pengkajian , guna memberikan  umpan balik  dalam proses evaluasi.  Dalam proses penentuan alternatif , pemilihan alter­natif dan evaluasi diperlukan analisis yang seksama.
Analisis adalah uraian atau usaha mengetahui arti sutau keadaan.  Data, informasi  atau keterangan mengenai suatu  keadaan diurai dan dikaji hubungannya satu sama lain, diselidiki kaitan  yang ada  antara yang satu dengan yang lainnya.  Analisis wilayah (region­al) ialah cara melihat berbagai faktor perkembangan dalam skala wilayah. Dalam hal analisis daerah, daerah dapat didefinisikan sebagai suatu wilayah yang batasannya ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu tu­juan, sekala, dan proses.  Tujuan sangat besar pengaruhnya terhadap proses perencanaan.
Pertanyaan untuk apakah? dan untuk Siapa dilakukan perencanaan ?, menunjukkan peranan "tujuan"  dalam perencanaan.  Pada setiap pembuatan perencanaan, perencana harus sudah mengetahui atau menetapkan tujuannya dan untuk siapa perencanaan dibuat. Dalam konteks ini,  proses perencanaan dapat diartikan sebagai  suatu usaha  memak­simumkan segala sumberdaya yang ada pada suatu wilayah atau negara untuk tujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan penduduknya. Untuk dapat menerapkan asas memaksimumkan manfaat segala sumberdaya dengan meminimumkan dana masyarakat, diperlukan kemampuan anali­sis atas kedua faktor yang tidak saling menenggang tersebut.
Skala perencanaan mempunyai peranan penting pula.  Secara teori, perencana dapat mencakup seluruh dunia, atau lebih kecil ialah batas wilayah negara. Sebagai contoh, dapat dikemukakan perencanaan daerah aliran sungai yang menembus batas wilayah negara. 
Pada umumnya kita memepersoalkan perencanaan dalam skala nasion­al, wilayah dan setempat.  Setiap cita-cita dan tujuan suatu negara dituangkan dalam rencana /ran­cangan nasional yang kemudian dipecah-pecah ke dalam rancangan wilayah.  Dalam pelaksanaannya ke sasaran terakhir, rancangan wilayah diterjemahkan ke dalam rencana setempat.  Dari sini terlihat, rancangan daerah meuupakan jembatan antara rancangan nasional dan setempat. 
Faktor perencanaan lainnya ialah proses. Daerah maupun kota selalu berubah.  Keadaan sosial akan berubah, lambat atau cepat.  Bebagai perubahan ini tentu saja akan berpengaruh pada ekonomi masyarakat, sehingga selanjutnya berpengaruh pula pada keadaan fisik daerah/kota.  Daerah atau kota yang mengalami urbanisasi besar, mengalami perubahan ekonomi dan fisik yang juga bergerak dengan cepat.  Pulau Jawa dan beberapa kota besar di Indonesia merupakan teladan yang bagus.  Pola dan laju proses perkembangan masyarakat, ekonomi, plitik dan lainnya dapat dikaji untuk dijadikan  bahan pertimbangan pokok bagi penentuan kebijakan perencanaan. Kebijakan ini men­yangkut beberapa aspek penting. Selain menentukan Apa yang dikembangkan, juga harus menentukan BAGAIMANA, KAPAN, dan BERAPA BESAR pengembangannya.  Melihat pola dan laju perkembangan penduduk, seorang perencana kota misalnya akan dapat menentukan segala kebutuhan yang diperlukan pada 10 tahun mendatang. Hal ini sudah mencakup pertanyaan apa dan kapan.  Dalam perencanaan, hal tersebut belumlah cukup dan masih harus dilengkapi dengan pengetahuan "berapa besar" pengembangan yang sebenarnya dibutuh­kan , dan "bagaimana" mewujudkannya. 
Description: Pengaruh Analisis Dalam Proses Perencanaan | Bahan Makalah
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengaruh Analisis Dalam Proses Perencanaan | Bahan Makalah

Crew Skater FM

You Follow , I Follow

My Friend