Google

Thursday, March 29, 2012

Pengertian Aborsi Abortus dan Resiko Aborsi





Aborsi atau abortus berarti pengguguran kandungan atau membuang janin sebelum waktunya, (sebelum dapat lahir secara alamiah). Abortus terbagi dua;


Pertama, Abortus spontaneus yaitu abortus yang terjadi secara tidak sengaja. penyebabnya, kandungan lemah, kurangnya daya tahan tubuh akibat aktivitas yang berlebihan, pola makan yang salah dan keracunan.


Kedua, Abortus provocatus yaitu aborsi yang disengaja. Disengaja maksudnya adalah bahwa seorang wanita hamil sengaja menggugurkan kandungan/ janinnya baik dengan sendiri atau dengan bantuanorang lain karena tidak menginginkan kehadiran janin tersebut.


Risiko Aborsi


Aborsi memiliki risiko penderitaan yang berkepanjangan terhadap kesehatan maupun keselamatan hidup seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa seseorang yang melakukan aborsi ia ” tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang “.


Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi. Resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi berisiko kesehatan dan keselamatan secara fisik dan gangguan psikologis.


Dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd; Risiko kesehatan dan keselamatan fisik yang akan dihadapi seorang wanita pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi adalah ;


- Kematian mendadak karena pendarahan hebat.


- Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal.


- Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.


- Rahim yang sobek (Uterine Perforation).


- Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.


-Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita),
-Kanker indung telur (Ovarian Cancer).


-Kanker leher rahim (Cervical Cancer).


-Kanker hati (Liver Cancer).


-Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.


-Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy).


-Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease).


-Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
Description: Pengertian Aborsi Abortus dan Resiko Aborsi
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Pengertian Aborsi Abortus dan Resiko Aborsi

Play Game Berhadiah

Crew Skater FM

You Follow , I Follow

My Friend