Google

Rabu, 01 Mei 2013

Makalah Pemberdayaan Ekonomi Rakyat


  
Bagaimana memberdayakan ekonomi rakyat
 Jika kini telah diyakini bahwa yang harus diberdayakan adalah ekonomi rakyat bukan ekonomi kerakyatan, maka pertanyaan lugas yang dapat diajukan adalah bagaimana (cara) memberdayakan ekonomi rakyat.
 Jika ekonomi rakyat dewasa ini masih “tidak berdaya”, maka harus kita teliti secara mendalam mengapa tidak berdaya, atau faktor-faktor apa saja yang menyebabkan ketidakberdayaan pelaku-pelaku ekonomi rakyat itu. Untuk menjawab pertanyaan inilah kutipan pernyataan Bung Karno di atas sangat membantu, yaitu ekonomi rakyat menjadi kerdil, terdesak, dan padam, karena sengaja disempitkan, didesak, dan dipadamkan oleh pemerintah penjajah melalui sistem monopoli, dan (sistem) monopoli ini dipegang langsung oleh pemerintah, atau diciptakan pemerintah dan diberikan kepada segelintir perusahaan-perusahaan konglomerat. Dari keuntungan besar yang diperolehnya kemudian konglomerat memberikan “bagi hasil” kepada pemerintah atau lebih buruk lagi kepada “oknum-oknum pejabat pemerintah”. Inilah salah satu bentuk korupsi melalui koneksi dan nepotisme yang kemudian disebut dengan nama KKN.
 Cara yang paling mudah memberdayakan ekonomi rakyat adalah menghapuskan sistem monopoli, yang pernah “disembunyikan” dengan nama sistem tata niaga. Misalnya tataniaga jeruk Kalbar atau tataniaga cengkeh Sulut. Padahal yang dimaksudkan jelas sistem monopoli yang pemegang monopolinya ditunjuk pemerintah yaitu BPPC untuk cengkeh dan Puskud untuk Jeruk Kalbar. Itulah yang pernah kami katakan bahwa “di Indonesia pernghapusan monopoli tidak memerlukan UU Anti Monopoli seperti di AS tetapi jauh lebih mudah dan lebih sederhana yaitu dengan menerbitkan sebuah SK (Surat Keputusan) dari Presiden atau Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk mencabut monopoli yang sebelumnya memang telah diberikan pemerintah”.
 Cara lain yang juga sudah sering kami anjurkan adalah pemberdayaan melalui pemihakan pemerintah. Jika pemerintah bertekad memberdayakan petani padi atau petani tebu misalnya, pemerintah harus berpihak kepada petani. Berpihak kepada petani berarti pemerintah tidak lagi berpihak pada konglomerat seperti dalam kasus jeruk dan cengkeh, yang berarti petani jeruk dan petani cengkeh memperoleh “kebebasan” untuk menjual kepada siapa saja yang mampu memberikan harga terbaik.
 Khusus dalam kasus petani padi, yang terpukul karena harga pasar gabah dibiarkan merosot di bawah harga dasar, keberpihakan pemerintah jelas harus berupa pembelian langsung gabah “dengan dana tak terbatas” sampai harga gabah terangkat naik melebihi harga dasar yang telah ditetapkan pemerintah.
 Demikian pemberdayaan dan pemihakan pada ekonomi rakyat sangat mudah pelaksanaannya kalau kita terapkan langsung pada ekonomi rakyat, bukan pada ekonomi kerakyatan, yang terakhir ini berarti sistem atau aturan main, yang tidak dapat diberdayakan.
 Dengan digantinya oleh pemerintah istilah ekonomi rakyat dengan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang sebenarnya sekedar menterjemahkan istilah asing SME (Small and Medium Enterprises), yang tidak mencakup 40 juta usaha mikro (93% dari seluruh unit usaha), maka segala pembahasan tentang upaya pemberdayaan ekonomi rakyat tidak akan mengena pada sasaran, dan akan menjadi slogan kosong.
Description: Makalah Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Rating: 5
Reviewer: 1020 ulasan
Item Reviewed: Makalah Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Play Game Berhadiah

Categories

12BET (1) 7 Icon (1) Add Bookmark (1) Agen Bola (4) Agen Bola Terbaik (2) Alisia Rininta (1) Android Application (2) Angela Tee (1) Angry Birds (1) Anti Rasisme EURO 2012 (2) App Store (1) Artikel (35) Artikel Blog (14) Artkel (5) Bandeng (1) BERTARUH DI 12BET (1) Betwin188.com (1) Betwin188.com Agen Bola (1) Bisa Ular (1) Blog (3) Blog Handphone (2) Blog Mobile (1) Bola Terbaik (1) Buku (1) cat (1) Cheat (1) Cinta (1) Creating History Together (1) Daftar Google+ (1) Didi Game (1) Dokter (1) Download (20) Dukung Anti Rasisme (1) EURO 2012 (8) Facebook Chat Emoticon (1) Friv (1) Fruit (1) Game (2) Game Online (1) Gerhana Bulan (1) Google (1) Google Plus (1) Google+ (2) Health (5) Hipnotis Blogging Contest (1) Hutan Mangrove (1) Ikan Nila (2) Indonesia (4) Jantung (1) Keputusan Administratif (1) Kesehatan (1) Kloroform (1) Love (1) Lyrics (1) Makalah (37) Makalah Ekonomi (7) Makalah Kesehatan (12) Makalah Pendidikan (5) Makalah Psikologi (4) Makalah Sosial (1) Mari Berkomunitas Di Faceblog (1) Maros (1) Mp3 (17) Musik (2) Nikotin (1) Omega (1) Online (1) Pangkep (6) Pemerintahan (1) Pendidikan (3) Pengertian Kloroform (1) Penghasilan (1) Penyiaran (1) Planking (1) Playboy (1) Point Blank (1) Polandia (1) Profil (1) Radio (8) Radio Pangkep (1) Radio Streaming Murah (1) Rakom (1) Rambu Solo (1) Restaurant Jakarta Food Delivery (1) Rokok (1) Sagging Breasts (1) Seesmic (1) Selayar (1) Serangga Tomcat (1) Sexual (4) Super Mario Bross (1) Taylor Swift (1) Tips (8) Tomcat (1) Tourism (5) Tune Up (2) Uang (2) UEFA EURO 2012 (2) Ular (1) Wap Blog (1) Warsawa (1) Worl Cup 2014 (1) Zat Goitrogenik (1)

Crew Skater FM

You Follow , I Follow

My Friend